Selamat Tinggal AC Milan


BARCELONA - Barcelona menghadirkan neraka buat AC Milan di Camp Nou pada leg kedua babak perempat final. Dua eksekusi penalti Lionel Messi dan satu gol Iniesta membawa Barca melaju ke semi final dengan kemenangan 3-1.

Tampil di depan puluhan ribu pendukungnya, Rabu (4/4/2012) dini hari WIB, Barca langsung mengambil inisiatif serangan. Namun justru Milan yang membuuka peluang lebih dulu.

Di menit ke-5, Clarence Seedorf mengirim umpan silang ke kotak penalti yang diterima dengan baik oleh Antonio Nocerino. Nocerino langsung mengirim umpan silang ke muka gawang, namun masih bisa dipatahkan barisan belakang El Barca.

Barca langsung merespon dengan melakukan serangan balik cepat. Messi melakukan solo run dari tengah lapangan dan melepas tembakan dari dalam kotak penalti, namun masih bisa dibendung Christian Abbiati.

Barca terus melancarkan dominasinya. Dua menit berselang, gawang Milan kembali terancam. Dani Alves mengirim umpan silang yang diteruskan umpan sundulan Cesc Fabregas kepada Messi. Sayang, tendangan Messi hanya tipis di sisi gawang.

Di menit ke-11, Barca akhirnya membuka keunggulan. Penalti diberikan wasit Bjorn Kuipers asal Belanda, setelah Luca Antonini mengganjal Messi di kotak terlarang. Megabintang Barca itu pun sukses mengeksekusi tendangan 12 pas dengan baik.

Selain membawa Barca unggul 1-0, gol Messi ini membawanya memecahkan rekor 12 gol Ruud van Nistelrooy pada 2003 lalu. Messi kini nyaman memimpin topskor sementara dengan koleksi 13 gol.

Barca yang tampil dominan kembali membuka peluang di menit ke-25. Andres Iniesta mengirim umpan manis ke Messi di kotak penalti. Sayang, tendangan kaki kanan Messi masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Abbiati.

Milan yang cukup kesulitan menembus pertahan Barca, akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-32. Zlatan Ibrahimovic memberikan umpan manis kepada Nocerino yang lolos dari jebakan offside. Tanpa kesulitan berarti, Nocerino sukses membobol gawang Victor Valdez. Dengan kedudukan 1-1, tiket semi final dalam genggaman Milan.

Barca yang butuh kemenangan untuk lolos langsung merespon. Di menit ke-36, Xavi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Abbiati sigap menyelamatkan gawangnya.

Kontroversi sempat terjadi di menit ke-40 saat sepak pojok. Puyol dan Busquets terjatuh karena Nesta didakwa menarik kostum. Wasit berkeras memberikan hadiah penalti kedua untuk Barca, meski mendapat protes dari pemain Milan.

Messi yang kembali maju sebagai eksekutor kembali mampu mengecoh Abbiati. Ini merupakan gol ke-14 Messi atau ke-51 di Liga Champions. Gol ini mengukuh Messi sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions, sekaligus menjadikannya pemain termuda yang mampu mencatat lebih dari 50 gol. Skor 2-1 menutup paruh pertama laga.

Masuk interval kedua, Milan langsung membuka peluang lewat Ibra di menit ke-46. Di kawal Dani Alves dan Javier Mascherano, Ibra yang coba mengontrol bola terjatuh karena mendapat ganjalan dari Mascherano. Namun, kali ini wasit Kuipers tidak menggubris kejadian tersebut.

Barca langsung merespon dengan tendangan bebas yang di eksekusi Xavi. Namun, sepakan melengkung gelandang 32 tahun ini masih tipis di sisi kanan gawang Abbiati.

Keunggulan Barca bertambah menjadi 3-1 di menit ke-54. Tendangan Messi masih bisa diblok, namun bola liar justru jatuh di kaki Iniesta di kotak penalti. Dengan tenang, Iniesta menaklukkan Abbiati dari jarak dekat.

Dengan agregat 3-1, kini Milan butuh dua gol untuk lolos ke semi final. Milan masih terus berupaya mengejar defisit gol. Di menit ke-62, Robinho sempat mengancam gawang Valdes. Namun, wasit meniup peluit karena menilai Robinho melakukan handball saat menahan bola tendangan Pique.

Barca terus menebar ancamannya. Di menit ke-69, Thiago Alcantara yang baru masuk menggantikan Xavi punya peluang. Menerima umpan manis Messi, tendangan Thiago dari dalam kotak penalti hanya tipis di sisi gawang.

Butuh dua gol, Massimiliano Allegri memasukkan Alexandre Pato menggantikan Kevin Prince Boateng di sisa 20 menit laga. Enam menit masuk lapangan, Si Bebek langsung menebar ancaman.

Menerima umpan jauh dari Mexes, kontrol bola dengan dada yang dilakukan Pato kurang maksimal. Bola pun meluncur cukup deras sehingga dia kalah cepat dari Valdes yang keluar dari sarangnya.

Apes bagi Pato. Baru sekira 15 menit bermain, striker Brasil tersebut kembali mengalami cedera. Terpaksa, Allegri menariknya keluar dan memasukkan mantan pemain Barca, Maxi Lopez di menit ke-88.

Memasuki 10 menit akhir laga. Barca masih terus menguasai permainan. Barca punya dua peluang emas lewat Messi dan Thiago, namun gagal membuahkan gol. Sementara itu, Milan tak juga menyerah untuk mengejar defisit dua gol. Sayang, hingga berakhirnya laga, tak ada gol tambahan.

Dengan keunggulan agregat 3-1 (0-0, 3-1) Barca pun berhasil melaju ke semi final untuk kali kelima secara beruntun. Pencapaian ini sekaligus menyamai rekor rival abadi mereka, Real Madrid yang melakukannya pada 1960-1965. Di semi final nanti, Barca akan menghadapi pemenang duel Chelsea vs Benfica.

Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Valdes; Dani Alves, Pique/Adriano (75’), Mascherano, Puyol; Xavi/Thiago (63’), Busquets, Iniesta; Fabregas/Keita (78’), Messi, Cuenca.

AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Abate, Mexes, Nesta, Antonini; Nocerino, Ambrosini, Seedorf/Aquilani (61’); Boateng/Pato (70’)/Maxi (88’); Ibrahimovic, Robinho (acf)

http://www.okezone.com/

Silahkan tinggalkan komentar anda, baik saran atau kritik. Satu Komentar sangatlah berharga asalkan jangan nyepam